Hallo KawanLaut!
PENGUJIAN MATERIAL
Uji Ketahanan Material terhadap Api
Peralatan Pengujian
- Peralatan uji bakar
- Bahan lambung dan kanopi diuji nyala untuk menentukan karakteristik tahan api
Uji Apung Material Sekoci
Memiliki kriteria penerimaan dengan pengurangan daya apung tidak boleh lebih dari 5%, serta spesimen tidak boleh menunjukkan tanda-tanda kerusakan.
Peralatan yang dibutuhkan saat pengujian, berupa :
- Peralatan uji apung
- Peralatan uji siklus suhu
- Minyak dengan oktan tinggi
- Timbangan
- Alat ukur panjang
Material direndam untuk jangka waktu 14 hari di bawah 100 mm.
UJI KELEBIHAN MUATAN SEKOCI
Sekoci yang diluncurkan Davit
- Sekoci yang akan diturunkan diletakkan di atas balok atau digantung dari kait pengangkat.
- Sekoci juga diberi bobot yang didistribusikan merata.
- Bobot diberi beban tambahan 25%, 50%, 75%, dan 100% lebih besar dari berat perlengkapan sekoci (diukur & dicatat),
- Bobot kemudian dihapus dan dimensi sekoci diperiksa.
Kriteria penerimaan terdiri dari :
- Tidak boleh terjadi defleksi residual yang signifikan
- Jika sekoci terbuat dari GRP (glass-reinforced polyester), maka pengukuran dilakukan selang waktu yang cukup agar GRP memulihkan bentuk aslinya (kurang-lebih 18 jam)
Sekoci Jatuh Bebas (Free-Fall)
- Sekoci diberi muatan terdistribusi secara merata dengan massa jumlah orang yang disetujui dan peralatannya.
- Sekoci diluncurkan 1,3 kali lebih tinggi dari yang disetujui. Uji dilakukan dengan menjatuhkan sekoci secara vertical
- Setelah dijatuhkan sekoci diperiksa tingkat kerusakan yang mungkin terjadi.
Kriteria penerimaan terdiri dari :
- Tidak adanya kerusakan yang mempengaruhi efisiensi sekoci
- Jika terdapat defleksi pada lambung dan kanopi, dipastikan tidak membahayakan penumpang
Peralatan yang dibutuhkan saat pengujian, berupa :
- Davit (dewi-dewi)
- Alat ukur panjang (penggaris, meteran, dan sebagainya)
- Timbangan
- Kolam
UJI BENTURAN DAN UJI JATUH PADA SEKOCI DAVIT
Uji Benturan
- Sekoci diberi beban sebagai jumlah massa penumpang beserta perlengkapannya.
- Beban di distribusikan sebesar 100 kg pada setiap kursi sekoci.
- Sekoci dalam posisi tergantung bebas, dan ditarik ke samping dengan kecepatan 3,5 m/s
Uji Jatuh
- Sekoci dilengkapi dengan mesin, dan dimuat beban sesuai jumlah massa penumpang sekoci.
- Diberi beban sebesar 100 kg pada setiap kursi sekoci.
- Sekoci digantung di atas air dengan jarak titik sekoci terendah ke air yaitu 3 m,
- Lalu sekoci dilepaskan jatuh bebas ke air.
Uji Operasional Setelah Uji Benturan dan Uji Jatuh
- Sekoci diturunkan dan diperiksa untuk melihat posisi dan tingkat kerusakan yang mungkin terjadi,
- Dan uji operasional dilakukan sesuai dengan uji pengoperasian mesin dan konsumsi bahan bakar.
Kriteria penerimaan terdiri dari :
- Sekoci diperiksa apakah ada kerusakan yang mempengaruhi fungsi sekoci
- Mesin dan peralatan lainnya masih bisa dioperasikan
- Tidak ada masuknya air laut yang signifikan telah terjadi
Peralatan yang dibutuhkan saat pengujian, berupa :
- Beban sebesar 100 kg
- Fender atau sepatu roda
UJI JATUH BEBAS SEKOCI (FREE-FALL)
Uji Jatuh Bebas (Reqiired)
- Sekoci diluncurkan dari ketinggian dimana sekoci tersebut dilemparkan.
- Sekoci dimuati penuh (peralatan dan setengah jumlah penumpang yang disetujui).
- Percepatan gaya diukur dan diakselerasi di tempat yang berbeda.
Kriteria penerimaan terdiri dari :
- Kekuatan akselerasi sesuai dengan table batas perpindahan dan batas percepatan
- Selama peluncuran, lifeboat harus dalam keadaan stabil
Peralatan yang dibutuhkan saat pengujian, berupa :
- Stopwatch
- Alat pengukur jarak
- Timbangan
UJI KEKUATAN TEMPAT DUDUK SEKOCI
Sekoci yang diluncurkan Davit
- Sekoci diberi beban sebesar 100 kg pada setiap kursi di sekoci.
- Tempat duduk tidak mengalami deformasi atau kerusakan permanen.
Sekoci Jatuh Bebas (Free-Fall)
- Sekoci diberi beban sebesar 100 kg pada setiap kursi di sekoci.
- Tempat duduk dapat mendukung muatan ini selama peluncuran jatuh bebas dari ketinggian 1,3 kali tinggi yang disetujui, tanpa ada yang permanen deformasi atau kerusakan.
- Tempat duduk tidak boleh ada deformasi/kerusakan permanen.
UJI RUANG TEMPAT DUDUK LIFEBOAT
- Sekoci dilengkapi dengan mesin dan perlengkapannya.
- Jumlah orang yang disetujui memiliki massa rata-rata 75 kg (sekoci untuk kapal penumpang) atau 82,5 kg (sekoci untuk kapal kargo) dengan mengenakan baju pelampung dan peralatan lainnya.
Kriteria penerimaan terdiri dari :
Sekoci bermanuver untuk melihat bahwa dengan adanya penumpang dan perlengkapan, dapat dioperasikan tanpa adanya gangguan
Peralatan yang dibutuhkan saat pengujian, berupa :
Beban 75 kg hingga 100 kg
UJI LAMBUNG TIMBUL DAN UJI STABILITAS
Uji Lambung Timbul
- Sekoci dan mesinnya dimuat dengan setengah dari jumlah orang pada sekoci yang disetujui, duduk di posisi duduk yang tepat satu sisi garis tengah,
- Dan lambung timbul diukur pada sisi rendah.
Kriteria penerimaan terdiri dari :
Lambung timbul > 1,5% L sekoci atau 100 mm (mana yang lebih besar)
Peralatan yang dibutuhkan saat pengujian, berupa :
Meteran
Uji Stabilitas saat Tergenang
- Sekoci diuji dengan memuat peralatan dan perlengkapan
- Sekoci yang dilengkapi dengan kompartemen penyimpanan kedap air harus disegel kedap air
- Ballast dengan berat dan densitas yang setara harus diganti dengan mesin dan peralatan terpasang lainnya yang dapat dirusak oleh air
- pemberat yang mewakili kursi-kursi penumpang tidak digenangi air
Kriteria penerimaan terdiri dari :Sekoci memiliki stabilitas positif apabila ketika diisi dengan air tidak mengalami kehilangan daya apung dan tidak ada kerusakan
Kriteria penerimaan terdiri dari :
Sekoci memiliki stabilitas positif apabila ketika diisi dengan air tidak mengalami kehilangan daya apung dan tidak ada kerusakan
UJI MEKANISME PELUNCURAN
Sekoci yang diluncurkan Davit
- Sekoci dalam kondisi digantung di atas air d
- Sekoci memuat massa total sebesar jumlah orang yang disetujui dan jumlah perlengkapan.
- Sekoci akan diluncurkan tanpa merusak bagian-bagian sekoci
- Dan dipastikan bahwa sekoci penolong akan meluncur sepenuhnya di air dalam kondisi ringan dan dalam kondisi kelebihan beban 10%.
Sekoci Jatuh Bebas
.png)
- Peluncuran jatuh bebas dimuat dengan gaya yang sama setidaknya 200% dari beban normal.
- Sekoci dimuati oleh jumlah orang yang disetujui.
UJI OPERASIONAL
Uji Pengoperasian Mesin dan Konsumsi Bahan Bakar
.png)
Mesin dinyalakan dan bermanuver setidaknya selama 4 jam. Kecepatan tidak kurang dari 6 knot (lengkap).
Kriteria penerimaan terdiri dari :
- Dalam periode tersebut, dipastikan konsumsi bahan bakar cukup
- Tangki bahan bakar memiliki kapasitas yang cukup
Uji Start Mesin Kondisi Dingin
![]() |
- Untuk pengujian ini, mesin akan dilepas dari sekoci.
- Mesin, bahan bakar dan cairan pendingin ditempatkan dalam ruang pada suhu -15 derajat celcius.
- Kemudian mesin akan dinyalan 3 kali dengan instruksi 2 kali pertama dinyalakan sampai mencapai suhu ruang, dan yang terakhir dinyalakan hingga 10 menit
Uji Mesin di Luar Air
![]() |
- Dipastikan kinerja kompas memuaskan
- Kinerja kompas tidak dipengaruhi oleh perlengkapan magnetis lainnya yang ada pada sekoci.
Uji Pemulihan Hidup (Survival Recovery Test)
![]() |
Dibuktikan dengan menguji/mempraktekkan orang yang tidak berdaya dari laut naik ke sekoci.
UJI DEREK DAN PELUNCURAN TAMBAT
Uji Derek
![]() |
- Sekoci dimuat dengan massa yang didistribusikan merata dengan massa jumlah orang yang disetujui.
- Sekoci dapat ditarik dengan kecepatan tidak kurang dari 5 knot dalam air yang tenang dan secara merata.
- Tidak boleh ada kerusakan sekoci atau perlengkapan setelah pengujian.
Uji Peluncuran Sekoci Davit dengan Tambat
![]() |
Dapat melepaskan tambat di sekoci yang sedang ditarik dengan v tidak kurang dari 5 knot dalam air tenang.
Uji Lampu Sekoci
![]() |
- Lampu-lampu pada sekoci di uji suhu (lampu kanopi, lampu interior dll).
- Mengikuti setidaknya sepuluh siklus suhu lengkap
- Untuk lampu yang berkedip setidaknya tidak kurang dari 50 kedipan dan tidak lebih dari 70 kedipan per menit.
Uji Penegakan Kanopi
![]() |
- Pengujian hanya dilakukan untuk sekoci yang tertutup sebagian.
- Sekoci juga diisi dengan jumlah orang yang disetujui.
- Kanopi dapat dengan mudah didirikan oleh tidak lebih dari dua orang.
UJI TAMBAHAN UNTUK SEKOCI YANG TERTUTUP PENUH
Uji Self-Righting
![]() |
Sekoci di kondisi tertutup, secara bertahap diputar hingga 180 derajat celcius dan setelah itu sekoci dapat kembali ke posisi semula tanpa bantuan penumpangnya. Pengujian dilakukan dalam kondisi muatan sebagai berikut :
- Sekoci dan mesinnya dalam kondisi normal
- Bobot setiap orang diasumsikan dengan massa rata-rata 75 kg
- Diletakkan di setiap tempat duduk sekoci
Uji Mengembalikan Posisi Ketika Tergenang
![]() |
- Sekoci ditempatkan di dalam air dan sepenuhnya terendam,
- Sekoci akan diputar sekitar sumbu memanjang ke sudut 180 derajat dan kemudian dilepaskan.
- Setelah rilis, sekoci akan mencapai posisi yang menyediakan pelarian di atas air penghuni
- Massa dan distribusi penumpang diabaikan.
Uji Intervensi Mesin
![]() |
- Mesin akan dijalankan dengan kecepatan penuh selama 5 menit.
- Mesin lalu dihentikan dan dinyalakan kembali dengan kecepatan penuh selama 10 menit, lalu dinginkan
- Nyalakan kembali selama 5 menit.
- Putar mesin yang sedang berjalan searah jarum jam 180 derajat, tahan pada posisi 180 derajat selama 10 detik, lalu putar 180 derajat lebih jauh ke arah searah jarum jam untuk 1 putaran.
- Jika mesin bisa mati otomatis, nyalakan kembali dengan kecepatan penuh selama 10 menit, lalu matikan dan dinginkan (diulang sekali lagi),
- Kemudian bongkar mesin dan mesin siap diperiksa.
Kriteria penerimaan terdiri dari :
Mesin tidak boleh terlalu panas, gagal operasi, atau bocor lebih dari 250 mL minyak selama satu inversi.
UJI PASOKAN UDARA UNTUK SEKOCI DENGAN SISTEM PENDUKUNG UDARA MANDIRI
![]() |
- Semua pintu masuk dan bukaan sekoci ditutup untuk memastikan persediaan udara didalam sekoci.
- Mesin dijalankan mencapai kecepatan penuh dengan sekoci terisi penuh dengan orang dalam jangka waktu 5 menit dan berhenti selama 30 detik.
- Kemudian mesin dijalankan kembali selama 10 menit dan dipastikan bahwa gas berbahaya tidak dapat masuk.
UJI TAMBAHAN UNTUK SEKOCI YANG TERLINDUNGI DARI API
Uji Kebakaran
![]() |
- Sekoci ditambatkan di tengah area yang tidak kurang dari lima kali luas rencana maksimum yang di proyeksikan dari sekoci
- Minyak tanah yang cukup mengambang di atas air, ketika dinyalan, api akan benar-benar menyelimuti sekoci dengan periode waktu yang ditentukan
- mesin dijalankan dengan kecepatan penuh dan disistem pelindung gas dan api akan dioperasikan sepanjang uji kebakaran
- Api dibiarkan menyala selama 8 menit
- Selama uji kebakara, suhu diukur dan dicatat
- Suhu akan di analisa apakah terdapat zat/gas beracun yang masuk ke dalam sekoci
- Di akhir pengujian, sekoci di cek dan dilihat apakah masih berfungsi dengan baik atau tidak
Uji Semprotan Air
![]() |
Mesin dan pompa semprot dinyalakan. Air disemprotkan menutupi seluruh permukaan sekoci.
MENGUKUR DAN MENGEVALUASI KEKUATAN AKSELERASI
Penempatan, dan Pemasangan Akselerometer
- Accelerometer ditempatkan di sekoci (interior kaku) dengan getaran yang minim.
- Accelerometer memiliki respons frekuensi setidaknya dalam kisaran 0 sampai 200 Hz
- Memiliki akurasi kurang lebih 5 %
Metode dan Tingkat Perekaman
- Gaya akselerasi direkam oleh sinyal digital atau plot kertas percepatan sinyal.
- kekuatan akselerasi memiliki laju sampling setidaknya 500 sampel per detik
No comments:
Post a Comment